Hukum Kesehatan : informed consent

Informed Consent

Etimologi

  • Informed = telah menerima informasi/ telah diberi informasi
  • Consent= persetujuan

Dalam hal ini ada 2 pihak, pihak yang member dan menerima informasi

Hal ini berkembang pertama kali di amerika (1914) oleh hakim Cardozo

“Every human being of adult years and sounds mind has a right to determine what shall be done with his own body, and a surgeon who performs an operation without his patient consent commits assault for which he is liable in damges”

Sudah diatur di permenkes RI no 290/men.kes/per/III/2008 tentang persetujuan tindakan dokter

“persetujuan tindakan dokter persetujuan yang diberikan oleh pasien/ keluarga terdekat setelah mendapat penjelasan secara lengkap mengenai tindakan kedokteran/ kedokteran gigi yang akan dilakukan terhadap pasien (pasal 1 di permenkes diatas)

Keluarga terdekat adalah

  • Suami/istri
  • Ayah/ibu kandung
  • Anak-anak kandung
  • Saudara-saudara kandung
  • Pengampu

Tindakan kedokteran/ kedokteran gigi

  • Adalah suatu tindakan medis berupa preventif , diagnostic, terapeutik/rehabilatif yang dilakukan oleh dokter/ dokter gigi terhadap pasien

Tindakan insvasif/harus dapat informed consent dari pasien

  • Suatu tindakan medis yang langsung dapat mempengaruhi keutuhan jaringan tubuh

Informasi apasaja yang harus diberikan kepada pasaien, meliputi

  1. Informasi tentang keadaan pasien dari hasil diagnosis
  2. Informasi tentang tujuan tindaan yang akan dilakukan
  3. Informasi mengenai tata cara tindakan yang akan dilakukan
  4. Informasi mengenai resiko yang melekat terhadap tindakan yang dihadapi
  5. Informasi tentang pilihan-pilihan tindakan-tindakan lain yang tersedia dan resiko masing-masing pilihan
  6. Informasi tentang akibat dari tindakan apabila dilakukan dan tidak dilakukan

Dokter harus mengusahakan persetujuan yang diberikan pasien harus otonom dan rasional

Otonom: pasien tidak merasa didesak/dipojokkan dan ketika mengambil keputusan dia bebas dari pengaruh dokter/ lingkungan

Dokter dalam mengambil tindakan medis tidak boleh mengurangi/memperluas atau melebihi apa yang sudah disetujui pasien

Pasien menolak informasi, (pasien boleh menolak diberi informasi)

Dokter boleh menahan informasi bila pasien tidak kuat secara mental/jantunga

Bentuk-bentuk persetujuan dari pasien

  1. Bisa tertulis
  2. Bisa secara lisan
  3. Bisa disimpulkan dari gerak tubuh pasien

Ada tindkaan yang tidak diperlukan persetujuan pasien

  1. Pasien dalam keadaan darurat dan persetujuan pasien atau keluarganya tidak mungkin didapatkan sedangkan menurut ilmu medis harus segera diberikan pertolongan karena tindkaan tersebut merupakan penyelamatan jiwa seseorang
  2. Atas perintah kepolisian/hakim

1320 kuhperdata

  1. Kesepakatan para pihak à informed consent disini
  2. Cakapp
  3. Objek tertulis
  4. Causa yang halal

Kontrak terapeutik–? Objeknya upaya bukan hasil

Letak bedanya inform consent dengan perjanjian, inform consent dapat dibatalkan secara sepihak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: