Hukum Siber : Perikatan

 

 

  • Perjanjian akan menimbulkan suatu perikatan yang dalam kehidupan sehari-hari sering diwujudkan dengan janji atau kesanggupan yang diucapkan atau ditulis
  • Dari pengertian perjanjian dan perikatan dapat ditarik kesimpulan bahwa Perjanjian adalah peristiwa hokum sedangkan perikatan adalah hubungan hukumnya atau dapat dikatakan bahwa perjanjian adalah salah satu sumber perikatan.
  • Sedangkan di Indonesia, umumnya dikatakan bahwa objek dari suatu perikatan adalah perstasi, baik barang maupun jasa
  • Online contract definition, ia hanya dapat dikatakan sah bila dapat dijamin bahwa semua komponen dalam system elektronik itu dapat dipercaya dan/atau berjalan sebagaiman mestinya.
  • Tanda tangan digiltal adalah pendekatan yang dilakukan oleh teknologi encryption terhadap kebutuhan akan adanya suatu tanda tangan atau adanya penghubung antara suatu dokumen/data/messages dengan orang yang membuat atau menyetujui dokumen tersebut.

 

 

  • Wanprestasi dapat terjadi karena pihak pembeli tidak melakukan kewajibannya atau pihak penjual yang tidak melakukan kewajibannya. Tetapi jika ternyata wanprestasi tersebut terjadi karena kesalahan teknis, misalnya server down sehingga pesan sampai maka pihak ketiga dapat dimintakan pertanggungjawab nya. Dalam transaksi e-commerce, pihak ketiga yang dimaksud adalah provider (penyedia jasa layanan)
  • Tugas dan tanggungjawab dari provider tergantung dari perjanjian antara merchant dan provider. Tetapi semua tergantung dari perjanjian diantara kedua pihak.

 

LEGALITAS TRANSAKSI

  1. Sepakat Mereka yang mengikatkan diri

    Dalam hal ini konfirmasi menjadi hal yang penting

  2. Kecakapan untuk membuat suatu perikatan

    Dalam transaksi electronic sangat sulit menentukan seseorang yang melakukan transaksi telah dewasa atau tidak berada di bawah pengampuan. Jika transaksi terjadi dan yang melakukan transaksi adalah orang yang dibawah pengampuan maka pihak yang dirugikan dapat menuntut agar perjanjian dibatalkan

  3. Suatu hal tertentu

    Hal tertentu menurut Undang-undang adalah prestasi yang menjadi pokok perjanjian yang bersangkutan

  4. Suatu sebab yang halal

    Sebab yang hala adalah isi dari perjanijian dan bukan sebab para pihak mengadakan perjanjian.isi dari perjanjian haruslah sesuai dengan undang-undang

  5. Saat terjadinya perjanjian jual beli

    Jual beli dianggap sudah terjadi antara kedua belah pihak seketika setelah mereka mencapai sepakat tentang barang dan harga, meskipun barang itu belum diserahkan maupun harganya belum dibayar.

  6. Batal nya perjanjian

    Cancel an order, tetapi dengan catatan barang belum masuk pada tahap pengiriman

  7. Bentuk-bentuk wanprestasi dalam transaksi e-commerce
  8. Tidak melakukan apa yang disanggupi akan dilakukan
  • Tidak melakukan apa yang disanggupi akan dilakukan
  • Melaksanakan apa yang dijanjikan, tetapi tidak sebagaimana yang dijanjikan
  • Melaksanakan apa yang dijanjikannya tetapi terlambat
  • Melakukan sesuatu yang menurut perjanjian tidak boleh dilakukannya
  1. Ganti rugi berupa jaminan yang diberikan penjual atau merchant kepada pembeli

    Merchant sebaiknya memberikan jaminn Pengembalian pesanan tersebut akan diikuti dengan pengembalian pembayaran secara penuh (full refund)

  2. Perlindungan hokum terhadap konsumen E-commerce

    Konsumen dalam transaksi e-commerce memiliki resiko yang lebih besar daripada penjual atau merchant.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: