Menjadi Seorang Pemimpin (sebuah pengantar)

April 21, 2010

Kepemimpinan merupakan hal yang cukup menarik untuk dibahas, dimana setiap manusia diharuskan menjadi seorang pemimpin. Begitu penting nya persoalan kepemimpinan ini Nabi Muhammad bahkan mengatakan “Jika kalian sedang bertiga, maka angkatlah dari bertiga itu seorang pemimpin.” Sehingga merupakan suatu hal yang urgent persoalan kepemimpinan ini. Sejarah sudah begitu banyak berbicara tentang suatu kaum yang mengalami kemunduran, dimana kemunduran pertama adalah kemunduran dari para pemimpin nya.

Kepemimpinan yang baik adalah kepemimpinan yang bermula dari dalam atau pribadi seseorang itu, yaitu hubungan diri nya dengan dirinya sendiri. Selanjutnya antar pribadi, hubungan pribadi dengan pribadi orang lain, setelah nya kepemimpinan manajerial berupa tangguing jawab untuk menyelesaikan pekerjaan bersama orang lain. Terakhir adalah kepemimpinan organisonal, dimana kepemimpinan kita pribadi dituntut untuk mengorganisir orang lain seperti merekrut, membina dan menginspirasi orang lain.

Menjadi seorang pemimpin yang sukses merupakan sebuah keharusan untuk patuh pada sebuah prinsip-prinsip universal. Karena kehancuran seorang pemimpin disaat iya tidak berpegang pada prinsip dan mulai tergiur dengan keuntungan-keuntungan sesaat yang mematikan

Seorang pemimpin yang berprinsip memiliki cirri-ciri:

  • Terus belajar

    Seorang pemimpin sejati terus belajar dari pengalaman-pengalaman mereka, membaca dan mengikuti pelatihan-pelatihan merupakan sebuah kewajiban bagi mereka, belajar dari indera penglihatan dan pendengaran mereka. Sehingga mereka mengembangkan minat baru dan keterampilan baru yang selalu berkembang

     

  • Berorientasi pada pelayanan

    Para pemimpin yang berprinsip mereka melihat sebuah tanggung jawab bukan hanya sebagai amanah dan kewajiban yang harus dilakukan tapi lebih merupakan sebuah misi dan cita-cita. Karena tidak mungkin seorang pemimpin yang sukses berhasil tanpa sebuah beban, mereka adalah orang-orang yang selalu siap untuk melayani dan bukan hanya seorang pengeluh terhadap permasalahan yang terjadi <span (Baca Selanjutnya)- >