Hukum Perbankan : Kemandirian Bank Sentral

April 20, 2010

KEMANDIRIAN BANK INDONESIA

  • Arah kemandirian Bank Indonesia dituangkan dalam :
  • Memorandum kesepakatan antara Pemerintah R.I dengan IMF dan Memorandum Tambahan mengenai Kebijaksanaan ekonomi dan Keuangan Pemerintah Indonesia ( Suplementary Memorandum of Economic and Financial ) 10 April 1998.

GERAKAN MEMANDIRIKAN BANK SENTRAL

  • Dimulai tahun 1920-an Gubernur Bank ofEngland, Montagu Norman
  • Realisasi : tahun 1990-an di Perancis ( 1994 ) Banque de France telah mandiri sepenuhnya.
  • Inggris menganut konsep ini th 1977
  • Saat ini : venezuela, Chile,Afrika Selatan, New Zealand, Jerman
  • Bundesbank ( Jerman ), National Bank of New Zealand secara historis merupakan bank sentral yang paling independent.
  • Di Asia, Filipina merupakan negara yang bank sentralnya paling mandiri.
  • Di AS, Federal Reserve merupakan contoh bank sentral yg sangat mandiri.
  • Argentina th 1992 telah memandirikan bank sentralnya.

TUJUAN MEMANDIRIKAN BANK CENTRAL

  • Tugas bank sentral sangat berpengaruh terhadap kehidupan perekonomian negara, harus berkiprah sejalan dengan perubahan tatanan perekonomian yang sedang berlangsung, yaitu dari command economy kepada market economy.

TUJUAN KEMANDIRIAN BANK SENTRAL

  1. Untuk meningkatkan kinerja ekonomi, terutama menjaga stabilitas harga barang dan jasa, menjaga agar tingkat inflasi serendah mungkin.
  2. Menghindarkan penyalahgunaan penetapan tingkat bunga oleh pemerintah
  3. ( khusus Indonesia ) Melepaskan BI sebagai alat untuk mencari keuntungan pribadi ( kasus MOBNAS, BPPC)

JENIS – JENIS KEMANDIRIAN BANK SENTRAL

  • Bank sentral dikatakan mandiri / indepenedent jika bank sentral memiliki kemandirian penuh, tanpa dapat dicampuri atau diintervensi oleh pihak lain untuk memilih dan menentukan sendiri instrumen-instrumen atau cara-cara yang akan digunakan untuk mencapai sasaran-sasaran kebijakan moneter ( targets of moneter policy atau monetary goals )

TIGA KEMUNGKINAN KEMANDIRIAN BANK SENTRAL

  1. Sasaran kebijakan ditentukan sendiri oleh bank sentral ( Bank sentral memiliki goal independent dan instrument independent ), contoh Jerman, AS,Jepang, Swiss
  2. Sasaran kebijakan moneter ditentukan oleh pihak lain ( Pemerintah dg DPR), Bank sentral tidak memiliki goal independent hanya instrument independent
  3. . Sasaran kebijakan moneter ditentukan bersama oleh bank sentral dan pihak lain ( misalnya Pemerintah dan DPR)

INDONESIA MENGANUT MODEL YANG PERTAMA ( UU NO 23 TAHUN 1999), yaitu goal and instrument independent : lihat Pasal 10 ayat (1) huruf a dan b

TUGAS POKOK BANK INDONESIA( PASAL 7 UU NO 23 1999 )

Tugas pokok Bank Indonesia adalah membantu pemerintah dalam :

  1. Mengatur, menjaga dan memelihara stabilitas nilai tukar
  2. Mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatan kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat.

 

 

Advertisements

Hukum Perbankan : Seputar Bank Sentral

April 20, 2010

bank sentral mempunyai beberapa kewenangan antara lain :

  1. Mengedarkan uang sekaligus mengatur jumlah uang beredar,
  2. Mengatur dan mengawasi kegiatan perbankan,
  3. Mengembangkan sistem pembayaran, dan
  4. Mengembangkan sistem perkreditan.

Tujuan Bank Indonesia ditetapkan untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Kestabilan nilai rupiah yang dimasudkan dalam undang-undang tersebut adalah kestabilan nilai rupiah terhadap barang dan jasa serta terhadap mata uang negara lain. Kestabilan nilai rupiah terhadap barang dan jasa diukur dengan atau tercermin pada perkembangan laju inflasi. Kestabilan nilai rupiah terhadap mata uang negara lain diukur berdasarkan atau tercermin pada perkembangan nilai tukar ruliah (kurs) terhadap mata uang negara lain.

Bank Indonesia mempunyai tugas sebagai berikut :

  1. menetapkan dan melaksanakan kebijaksanaan moneter
  2. mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
  3. mengatur dan mengawasi Bank.

Dalam rangka menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter,Bank Indonesia berwenang:

  1. menetapkan sasaran-sasaran moneter dengan memperhatikan sasaran laju inflasi yang ditetapkannya;
  2. melakukan pengendalian moneter dengan menggunakan cara-cara yang termasuk tetapi tidak terbatas pada :
  3. operasi pasar terbuka di pasar uang baik rupiah maupun valuta asing;
  4. penetapan tingkat diskonto;
  5. penetapan cadangan wajib minimum;
  6. pengaturan kredit atau pembiayaan.

Dalam rangka mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran

Bank Indonesia berwenang :

  1. melaksanakan dan memberikan persetujuan dan izin atas penyelenggaraan jasa sistem pembayaran;
  2. mewajibkan penyelenggara jasa sistem pembayaran untuk menyampaikan laporan tentang kegiatannya;
  3. menetapkan penggunaan alat pembayaran.

Berdasarkan undang-undang, kewenangan Bank Indonesia dalam mengatur dan mengawasi bank meliputi :

  1. Memberikan dan mencabut izin atas kelembagaan dan kegiatan usaha tertentu dari Bank.
  2. Menetapkan peraturan di bidang perbankan
  3. Melakukan pengawasan bank baik secara langsung maupun tidak langsung, dan
  4. Mengenakan sanksi terhadap bank sesuai denganketentuan perundangan.

Bank Indonesia sebagai bank sentral Republik Indonesia dipimpin oleh Dewan Gubernur. Dalam melaksanakan tugasnya, Dewan Gubernur dipimpin oleh seorang Gubernur, dengan Deputi Gubernur Senior sebagai wakil dan minimal empat orang atau maksimal tujuh orang Deputi Gubernur sebagai anggotanya.

Kewenangan Dewan Gubernur

  • berwenang untuk menetapkan kebijakan dalam melaksanakan tugas-tugasnya di bidang moneter, sistem pembayaran, dan perbankan, di samping kebijakan di bidang manajemen internal