Filsafat Hukum : Sosiological yurisprudence

Sosiological yurisprudence, suatu aliran dalam filsafat hokum yang mempelajari timbale balik pengaruh hokum terhadap masyarakat dan sebaliknya.

Sumber penilaian hokum aliran ini: Logika dan pengalaman

 

Aliran ini timbul sebagai realisi atas mazhab sejarah, dengan demikian socsiological yurisprudence merupakan aliran yang tidak menentang terhadap mazhab sejarah — pandangan mazhab sejarah yang mendasari pandangan sociological yurisprudence bahwa hokum itu tumbuh dan berkembang bersama masyarakat ,karena aliran ini menggunakan logika sebagai sumber pemikiran hokum ini berarti sociological yurisprudence member arti penting terhadap —–

Ada persamaan dan perbedaan antara mazhab sejarah dengan S.Y .

  • Persamaan nya.
  1. Sama-sama mengakui bahwa hokum berkembang di masyarakat
  2. Sama-sama mengakui pengalaman sebagai sumber hokum
  • Perbedaan nya
  1. Mazhab sejarah kurang memberi arti penting pada UU karena hanya pengalaman saja
  2. Mazhab S.Y memberi arti penting pada UU dan mencerminkan nilai-nilai

 

Konsepsi lebih lanjut darri S.Y . HUkum yang baik adalah hokum yang hidup di masyarakat /living law

Di Indonesia dikembangkan oleh Prof Mochtar dan ini dapat dibuktikan dalam paper nya yang berjudul “fungsi dan perkembangan hokum dalam pembangunan nasional ” yang kedua “pembinaan hokum dalam rangka pembangunan nasional ” S.Y sangat berkembang di Anglo Saxon khususnya di Amerika. Karena cara pemikiran ini sesuai dengan cara berpikir anglo saxon yang kongret dan empiris dengan menggunakan metode induksi

Didalam langkah S.Y diperlukan pengintensifan pengajaran sosiologi hokum

Sosiologi hokum cabang sosiologi yang mempelajari hokum sebagai gejala social .

Adapun guna dari sosiologi hokum adalah

  1. Dengan sosiologi hokum kita mengetahui mana yang living law mana yang bukan
  2. Sosiologi hokum penting untuk pembuat UU agar mencerminkan nilai-nilai yang tumbuh di masyarakat
  3. Dengan sosiologi hokum kita dapat mengetahui hokum mana yang berlaku dan tidak

Dengan demikian peranan S.Y akan membawa legal engineering bagi Negara yang sedang berkembang yang akan membawa perubahan dan perkembangan hokum yang dari tradisional kea rah yang modern. Hubungan antara S.Y dan sociological of law sangat erat dengan demikian untuk mengetahui mana yang living law dan bukan hanya bisa diselidiki oleh sosiologi hokum dan dengan jalan penelitian ada persamaan antara S.Y dan sosiologi hokum

  1. Sama-sama objeknya hokum
  2. Sama-sama approce nya sosiologis

Pengertian Living law berbeda dengan pengertian hokum positive , hal ini dapat dijelaskan setiap living law belum tentu hokum positif dan sebaliknya

2 Responses to Filsafat Hukum : Sosiological yurisprudence

  1. emma says:

    saya suka banget ma pemikiran Roscoe Pound

  2. kuliahade says:

    Yup sangat cerdas, menerjang kejumudan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: