Hukum Pajak : PPN dan PPn BM

Pajak pertambahan nilai dan pajak penjualan atas barang mewah

Dasar hokum :

  1. UU No 8 tahun 1983 jo UU no 18 tahun 2000
  2. Mulai tanggal 1 april 2010 berubah jadi UU No 8 tahun 1983 jo UU no 42 tahun 2009

PPN à Pajak konsumsi barang atau jasa dalam daerah pabean

Karakteristik/cirri-ciri PPN yaitu:

  1. Pengenaan PPN dilaksanakan berdasarkan system faktur
  2. Setiap terjadinya penyerahan BKP/JKP. Wajib dibuatkan faktur pajak

Faktur pajak merupakan bukti pungutan PPN

  • Faktur pajak bagi penjual merupakan bukti pajak keluaran
  • Faktur pajak bagi pembeli merupakan bukti pajak masukan

 

Daerah Pabean , wilayah yang didalam nya berlaku UU no 10 tahun 1995 tentang kepabeanan

Meliputi daerah

  • Darat
  • Perairan (ruang udara diatasnya)
  • Tempat-tempat tertentu di zona ekonomi eksklusif
  • Landaskontinen

Brang kena pajak (BKP) Pasal 1 angka 3

  • Barang berwujud yang menurut sifat atau hukumnya dapat berupa barang bergerak atau barang tidak bergerak
  • Barang tidak berwujud, antara lain : Hak atas merek dagang, hak oktroi (menemukan hasil baru, cara kerja baru, perbaikan —-

 

 

Jasa kena pajak (JKP) Pasal 1 angka 6

  • Setiap kegiatan pelayanan berdasarkan suatu perikatan/perbuatan hokum yang menyebabkan suatu barang/fasilitas/kemudahan/hak tersedia untuk dipakai
  • Termasuk jasa yang dilakukan untuk menghasilkan barang karena pesanan atau permintaan dengan bahan dan/petunjuk daripemesan

 

Pengusaha kena pajak (PKP)

  • Yang melakukan penyerahan BKP/JKP
  • Tidak termasuk pengusaha kecil kecuali pengusaha kecil yang memiliki untuk dikukuhkan sebagai PKP

 

Dasar pengenaan pajak (DPP)

  • Harga jual
  • Nilai impor
  • Penggantian
  • Nilai ekspor
  • Nilai lain yang ditetapkan oleh mentri keuangan

Hal diatas menjadi yang dipakai sebagai dasar untuk menghitung pajak yang terutang

 

Faktur pajak, bukti pungutan pajak yang dibuat oleh

  • PKP karena penyerahan BKP/JKP
  • DJBC karena impor BKP

Objek pajak

  • PPN dikenakan atas
    • Penyerahan BKP atau JKP didalam daerah pabean oleh pengusaha (baik pengusaha yang telah dikukuhkan menjadi PKP maupun pengusaha ——-

 

 

Objek pajak

  1. Penyerahan BKP didalam daerah pabean yang dilakukan oleh pengusaha kena pajak, syarat
  • Barang berwujud yang diserahkan merupakan BKP
  • Barang tidak berwujud yang diserahkan merupakan BKP tidak berwujud
  • Penyerahan dilakukan didalam daerah pabean
  • Penyerahan dilakukan dalam rangka kegiatan usaha atau pekerjaannya

 

  1. Impor BKP
  2. Penyerahan JKP yang dilakukan di dalam daerah pabean oleh pengusaha kena pajak, syarat-syarat nya:
  • Jasa yang diserahkan merupakan JKP
  • Penyerahan dilakukan didalam daerah pabean
  • Penyerahan dilakukan dalam rangka kegiatan usaha atau pekerjaanya
  1. Pemanfaatan BKP tidak berwujud dari luar daerah pabean di dalam daerah pabean
  2. Pemanfaatan JKP dari luar daerah pabean didalam daerah pabean
  3. Ekspor BKP ————–

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: