Hukum Bisnis Internasional : Dimensi Bisnis Internasional

Bisnis Internasional Aspek dan Perkembangannya

BAB I

Dimensi Bisnis Internasional

Fokus Bisnis International berfokus pada pelaku Usaha nya berbeda dengan perdagangan Internasional yang hanya seputar perdagangan antara 2 negara. Di waktu lampau sebelum perang dunia 2 berakhir bisnis internasional tidak terlalu berkembang dikarenakan. Pertama, Masa perang dunia hanya dikenal masa kehancurandan peperangan, sehingga tidak mungkin berlangsung integrasi dan kerja sama ekonomi di antara bangsa-bangsa di dunia. Kedua,pada umumnya bentuk kerjasamm internasional masih berupa Investasi portofolio tanpa keterlibatan manajerial.

Meningkatnya bisnis internasonal dimulai disaat berakhirnya kolonialisme, alasan manajerial yang melatar belakangi penegembangan bisnis Internasional adalah:

  1. Dari segi pertumbuhan ekspor, produsen nasional menghadapi peluang pasar dalam negeri yang semakin terbatas.
  2. Adanya peralihan masa dari dua actor ke multiaktor
  3. Perkembangan bisnis Internasional dari bentuk klasik yakni strategis ekspor-impor ke bentuk penanaman modal asing secara langsung

Ruang Lingkup Bisnis Internasional sangat Luas dan multidimensial hampir semua unsure politik,ekonomi dan diplomasi. Namun demikian bisnis Internasional pada dasarnya bertitik tolak pada teori-teori dasar perdagangan internasional dan investasi.

Oleh karena itu studi bisnis internasional biasanya meliputi hal-hal sebagai berikut:

  1. Operasi perusahaan dalam negri diluar negri
  2. Perdagangan ekspor dan impor. Bidang studi ini telah sejak lama menarik minat para ekonom, karena arus perdagangan internasional memiliki dampak besar bagi pembangunan dan kegiatan ekonomi local
  3. Manajeman perbandingan yang membangdingkan perusahaan dalam negri dan luar negri
  4. Perbandingan system ekonomi
  5. Analisis bisnis fungsional, yang meliputi pemasaran internasional, keuangan internasional, dan manajemen internasional.

Lingkungan Bisnis Internasional

Dalam kgiatan dan perumusan strategi bisnis, perusahaan internasional biasanya mempertimbangkan berbagai factor eksternal

  1. Kedaulatan Nasional

Kehidupan nasional suatu Negara jelas berlainan dengan kehidupan dengan Negara-negara lain di dunia. suatu Negara bangsa secara khas memiliki system moneter nya sendiri, dan dikelola dengan cara apa pun yang dinilai sesuai.masing-masing Negara menetapkan aturan dan peraturannya sendiri untuk melindungi kepentingan nasional dan kedaulatannya.Dengan demikian jalinan system ekonomi dan nonekonomi dalam lingkungan bisnis internasional menjadi rumit. Setiap perusahaan internasional menghadapi lingkungan yang jauh lebih komples dari pada lingkungan bisnis nasionalnya

Oleh karena itu, untuk memasuki wilayah pemasaran Negara lain kemampuan untuk memahami serta beradaptasi dengan lingkungan kehidupan setempat perlu dimiliki oleh perusahaan asing.Dengan kata lain, masuknya perusahaan asing dikhawatirkan akan meluncurkan kedaulatan suatu bangsa

  1. Aspek Sosial-Budaya

Perbedaan struktur soaila budaya yang merupakan hasil produk budaya masyarakat maju, merupakan kendala bagi perusahaan internasional. Suatu perusahaan asing secara sadar atau tidak membawa tata nilai budaya Negara setempat,sehingga memungkinkan terjadinya bentrokan social budaya antar kedua belah pihak.Norma budaya barat menekankan sikap objektif atas dasar analisis fakta, sedangkan norma budaya timur mendasarkan pada hal-hal yang pribadi “,emosional,hirakris,budaya ,dan mistikal.

Yang jelas perusahaan multinasional sebaiknya menyesuaikan strateginya dengan system social budaya masyaakat local. Adapun social-budaya dimaksudkan untuk mengurangi risiko konflik atau pertentangan social-budaya dengan masyarakat local.

  1. Aspek politik

Permasalahan politik merupakan permasalahan yang sangat penting bagi perusahaan internasional bahkan bayak sekali perusahaan yang melakukan analisi politik sebelum menanamkan modal nya. Kehadiran perusahaan multinasional juga sering dicurigai akan mendominasi perekonomian suatu Negara. Dampak akibat dominasi ekonomi oleh satu atau beberapa perusahaan asing.

Dengan demikian, perusahaan asing dalam kegiatan internasional nya tidak bisa mengabaikan begitu saja aspek-aspek politik dalam negeri suatu Negara, sebab aspek tersebut variable penting dalam penentuan strategi dalam perumusan kebijaksanaan perusahaan.

  1. Aspek Ekonomi

Pertumbuhan dan perubahan structural ekonomi, yang merupakan unsure-unsur penting dalam lingkungan itu, sering menjadi perhatian oleh perusahaan-perusahaan multinasional dalam melakukan kegiatan bisnis internasionalnya. Menurunnya tingkat pertumbuhan ekonomi suatu Negara bisa melemahkan tingkat konsumsi masyarakat , sehingga mengurangi daya beli mereka. Artinya, tingkat ermintaan masyarakat akan menurun dan menempatkan perusahaan pada posisi yang kurang menguntungkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: