Hukum Jaminan : Gadai dan Fidusia

ISTILAH GADAI

  • Gadai berasal dari terjemahan dari kata pand(bhs. Belanda) atau pledge atau pawn (bhs Inggris)

Pengertian Gadai Tercantum dlm Pasal 1150 KUHPerdata

  • Gadai adalah suatu hak yang diperoleh seorang berpiutang atas suatu barang bergerak, yg diserahkan kepadanya oleh seorang lain atas namanya, dan yang memberikan kekauasaan kepada si berpiutang itu untuk mengambil pelunasan dari barang tsb secara didahulukan dari pada orang2 berpiutang lainnya; dg kekecualian

ISTILAH FIDUSIA

  • Fidusia berasal dr bhs.Belanda yaitu Fiducie, dlm bhs. Inggris fiduciary transfer of ownership, yg artinya. Dlm berbagai literatur, fidusia lazim disebut dg istilah eigendom overdract (FEO) yaitu penyerahan hak milik berdasarkan kepercayaan

FIDUSIA UU NO. 42 TAHUN 1999

  • Mrt Pasl 1 angka 1. Fidusia adalah pengalihan hak kepemilikan suatu benda ats dasar kepercayaandg ketentuan bahwa benda yg hak kepemilikannya dialihkan tsb tetap dlm penguasaan pemilik benda.

PENGERTIAN JAMINAN FIDUSIA

  • Mrt Pasal 1 angka 2 Jaminan Fidusia adalah jaminan atasbenda bergerak baik yg berwujud maupun yg tdk berwujud dan benda tdk bergerak khususnya bangunan yg tidak dpt dibebani hak tanggungan sbgmana dimaksud dlm UU NO. 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan tetap berada dlm penguasaan Pemberi Fidusia, sbg agunan bagi pelunasan uang tertentu, yg memberikan kedudukan yg diutamakan kepd Penerima Fidusia thdp kreditur llainnya.

UNSUR-UNSUR JAMINAN FIDUSIA

1. Adanya hak jaminan

2. Adanya objek, yaitu benda bergerak baik yg berwujud maupun yg tidak berwujud dan benda tdk bergerak, khususnya bangunan yg tdk dibebani hak tanggungan. Ini berkaitan dg pembebanan jaminan rumah susun.

3. benda menjadi objek jaminan tetap berada dlm penguasaan pemberi fidusia

4. memberikan kedudukan yg diutamakan kepada kreditur.

Hak Tanggungan Atas Tanah

  • Menurut Pasal 1 UU NO. 4 TAHUN 1996 Hak Tanggungan adlah hak jaminan yg dibebankan pada hak atas tanah sbgmn yg dimaksud dlm UU NO. 5 Th 60, berikut atau tdk berikut benda-benda lain yg merpk satu kesatuan dg tanah, untuk pelunasan utang tertentu, yg memberikan kedudukan yg diutamakan kpd kreditur tertentu thdp kreditur2 lain.

LATAR BELAKANG TIMBULNYA LEM BAGA FIDUSIA

Krn ketentuan UU yg mengatur ttng pand(gadai) mengandung banyak kekurangan, tdk memenuhi kebutuhan masyarakat dan tdk mengikuti perkembangan masyarakat

Hambatan itu meliputi

1. Adanya asa inbezitstelling

2. Gadai atas surat-surat piutang ini krn

a. tdk adanya ketentuan ttg cara penarikan dr piutang2 oleh si pemegang gadai

b. tdk adanya ketentuan mengenai bentuk ttt bagaimana gadai itu harus dilaksanakan

3. Gadai kurang memuaskan, krn ketiadaan kepastian berkedudukan sbg kreditur terkuat,sbgmana tampak dlm hal membagi hasil eksekusi, kreditur lain, yaitu pemegang hak privilige dpt berkedudukan lebih tinggi drpd pemegang gadai

DASAR HUKUM JAMINAN FIDUSIA

1. Arrest Hoge Raad 1929 tertanggal 25 Januari 1929 tentang Bierbrouwerij Arrest (Negeri Belanda)

2. Arrest Hoggerechtshof 18 agustus 1932 ttg BPM-Clynet Arrest (Indonesia)dan

3. Undang-undang Nomor 42 Tahun1999 tentang Jaminan Fidusia

OBJEK JAMINAN FIDUSIA DIBAGI 2 MACAM YAITU

1.benda bergerak, baik yg berwujud maupun tidak berwujud dan

2. benda tidak bergerak, khususnya bangunan yang tidak dibebani hak tanggungan

PEMBEBANAN JAMINAN FIDUSIA DIATUR DLM Pasal 4 s.d 10 UU NO. 42 TAHUN 1999

DILAKUKAN DENGAN 2 CARA YAITU :

1. Dibuat dg akta Notaris dlm bahasa Indonesia. Akta jaminan sekurang2nya memuat :

a. identitas pihak pemberi fidusia dan penerima fidusia

b. data perjanjian poko yg dibebani

c. uraian mengenai benda yg menjadi objek jaminan fidusia

d.nilai penjaminan

e. nilai benda yg menjadi jaminan fidusia

2. Utang yg pelunasnnya dijaminkan dg jaminan fidusia adalah:

A. uang yang telah ada

B. utang yg akan timbull dikemudian hariyg telah diperjanjikan dlm jumlah ttt

C. utang yg pd utang eksekusi dpt ditentukan jmlahnya berdasarkan perjanjian pokok yg menimbulkan kewajiban memenuhi suatu prestasi

D. jaminan fidusia dpt diberikan kpd lebih dr satu penerima fidusia atau kpd kuasa atau wakil dr penerima fidusia.

E. jaminan fidusia dpt diberikan trhdp satu atau lebih satua atau jenis benda termasuk piutang , baik yg telah ada pd saat jaminandiberikan mauapun yg diperoleh kemudian

 

 

 

 

 

About these ads

2 Responses to Hukum Jaminan : Gadai dan Fidusia

  1. kiki says:

    pak,,
    mau tanya
    saya baca dari comment di akta online,, ada “sertipikat fidusia”
    yang mau saya tanyakan,,
    1. apa saja persyaratan untuk pengajuan sertipikat fidusia tersebut, apakah ada perbedaan untuk kredit kendaraan baru dan kendaraan bekas,.
    2. kedudukan hukum sertipikat fidusia tersebut kuat ato tidak?
    3. apakah dpt di pidanakan apabila barang yg tlh di fidusiakan tsb di alihkan/di jual dan d gelapkan olh kriditor??

    trima ksh ^_^

  2. dedy says:

    apakah secara hukum pengingkaran terhadap perjanjian gadai tradisional, yang mana jaminan telah ditarik oleh pihak lain karena pihak lain itu ternyata pemilik aset yang digadaikan. Apakah dapat dituntun sebagai kasus penipuan orang yang meng gadai tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 44 other followers

%d bloggers like this: