Hukum siber : pengertian dan definisi cyberspace dan latar belakang dan ruang lingkup hukum siber

PENGERTIAN DAN DEFINISI CYBERSPACE

  • Istilah Cyberspace pertama kali diperkenalkan oleh William Gibson (penulis fiksi ilmiah) —- Neuromancer (1984) dan Virtual Light (1993)

“…was a consensual hallucination that felt and look like a physical space but actually was a computer-generated construct representing abstract data”

  • Cyberspace à virtual space à
    Ruang Maya à Mayantara
  • Suatu imaginary location tempat aktivitas elektronik dilakukan
  • — menjadi sebuah masy virtual yg terbentuk melalui komunikasi yg terjalindalam sebuah jaringan komputer (interconnected computer networks) — netizens
  • EDWARD A CAVAZOS & GAVINO MORIN …represents a vast array of computer systems accessible from remote physical locations”
  • Que’s Computer and Internet Dictionary:

    Cyberspace — ruang virtual yg diciptakan oleh sistem komputer

  • The Grolier Multimedia Encyclopedia:

    Cyberspace — istilah untuk dasar komputasi dan komunikasi interaktif yg terdapat di internet

—-> Cyberspace = Internet

II. PENGERTIAN DAN ISTILAH HUKUM SIBER

# ISTILAH-ISTILAH HUKUM SIBER:

    – Hukum Sistem Informasi

    – Hukum Informasi

    – Hukum Telematika (Hukum Telekomunikasi dan     Informatika

    – The Law of the Internet

    – Information Technology law

    – Law and the Information Superhighway

==> Isinya sama — memuat atau membicarakan aspek-aspek hukum yang berkaitan dengan aktivitas manusia di internet

DEFINISI HUKUM SIBER

  • Belum ada definisi yang baku
  • Dalam beberapa sistem hukum — diartikan sec sempit bergantung pd apa yg diaturnya. Contoh: E-Commerce law,

    E-Business Law, E-Contract Law, E-Criminal Law, etc.

FAKTOR-FAKTOR KAUSAL

  • Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi
  • Perubahan prilaku manusia akibat globalisasi
  • Dunia menjadi borderlessthe world is Flat
  • Peningkatan kesejahteraan dan peradaban manusia

PROSPEK HUKUM SIBER

  • Menghadapi banyak permasalahan hukum sejalan dg berkembangnya kegiatan manusia di internet
  • Teknologi akan berjalan terus — integrasi seluruh aspek à
    integration and communication
  • Dibutuhkan rejim hukum baru yg bersifat sui generis

III. RUANG LINGKUP HUKUM SIBER

  • ELECTRONIC COMMERCE

    – Prinsip-Prinsip dalam Hukum Kontrak

    – Perlindungan Konsumen

    – Pajak (Taxation)

    – Yurisdiksi

    – Copyright

    – Dispute settlement

  • TRADEMARK/DOMAIN NAMES
  • PRIVACY AND SECURITY ON THE INTERNET
  • COPYRIGHT
  • DEFAMATION
  • CONTENT REGULATION
  • DISPUTE SETTLEMENT
  • INTERNATIONAL ISSUES
  • INTERNATIONAL ISSUES

    —– Fokus utama: Internet tidak tunduk kepada batas-batas teritorial suatu negara, sehingga aturan-aturan yang dibuat oleh masing-masing negara harus memperhatikan aspek-aspek internasional yang melekat pada setiap transaksi atau aktivitas yang dilakukan di internet

IV. PENYELESAIAN SENGKETA

  • ADR
  • ARBITRASE
  • PENGADILAN
  • ON-LINE DISPUTE RESOLUTION
About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 48 other followers

%d bloggers like this: