Hukum Perjanjian Internasional : Pembuatan dan berlakunya Perjanjian Internasional

Pembuatan dan berlakunya suatu perjanjian Internasional

  • Kewenangan untuk membuat perjanjian Internasional merupakan suatu atribut dari Negara yang berdaulat
  • Dalam pembuatan suatu perjanjian internasional dapat dilakukan dalam beberapa tahap
  1. Menugaskan orang-orang yang melakukan perundingan atas nama negaranya
  2. Perundingan dan penerimaan
  3. Pengesahan, penandatanganan dan pertukaran instrument
  4. Ratifikasi (UU No 4 th 2000-salah)
  5. Aksesiànegara yang tidak menandatangani perjanjian bisa menerimanya perjanjian tersebut melalui aksesi
  6. Masa berlakunya perjanjianà tergantung dari perjanjian tersebut/kesepakatan tersebut ada perjanjian yang berlaku setelah kesepakatan tersebut dibuat, dan ada perjanjian yang berlaku setelah diratifikasi terlebih dahulu
  7. Tahap pencatatan dan penerbitan setelah perjanjian dinyatakan berlaku

    àsetelah perjanjian berlaku menurut pasal—PBB “semua perjanjian yang sudah berlaku itu harus segera dicatat ke secretariat jendral PBB untuk diterbitkan , ini tahap registrasi

  8. Penerapan dan penegakan hokum terhadap ketentuan dalam perjanjian

     

  • Indonesia telah meratifikasi konvensi 1965 tentang penghapusan segala bentuk diskriminasi rasial dengan UU 24/1999
  • Indonesia telah meratifikasi kovenan internasional tentang hak sipil dan politik tahun 1966 dengan UU no 16/2005
About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 45 other followers

%d bloggers like this: