Hukum perdata Internasional : Titik Taut Primer

  1. Titik taut primer: faktor-faktor dan keadaan-keadaan yang menciptakan bahwa suatu hubungan menjadi hubungan HPI
    1.Golongan Rakyat

    Golongan rakyat menentukan status dari para pihak ,para subyek hokum. Kalau seorang dari golongan rakyat bumiputra, yang hidup sehari-hari hidup dibawah hokum perdata adat yang tidak tertulis, mengadakan hubungan hokum dengan dengan golongan eropa maka ini terjadi persoalan HPI tersebut

  2. Kewarganegaraan

    Kewarganegaraan dari para pihak pun menjadi penyebab dari terjadinya peristiwa HPI. Seorang warga Negara Indonesia melakukan jual beli dengan warga Negara Jepang maka terjadilah peristiwa HPI. warga Negara Indonesia yang biasa hidup sehari2 dengan hokum jual beli Negara Indonesia,orang jepang juga hidup sehari-hari dari hokum jual beli jepang. Sehingga terjadi lah peristiwa HPI

  3. Bendera Kapal

    Dengan kapal-kapal timbul juga masalah HPI. Karena bendera kapal dianggap seperti kewarganegaraan. Misalnya ada sebuah kapal yang berbendera panama,para penumpang nya yang turut berlayar di kapal itu adalah warga Negara Indonesia.

  4. Domisli

    Domisili seseorang dapat merupakan juga factor yang menimbulkan masalah HPI. Jadi titik-taut ketiga dalam HPI ini disamping tadi kewarganegaraan dan bendera untuk kapal adalah domisili seseorang. Domisili ini merupakan suatu pengertian hokum yang baru lahir kalau sudah terpenuhi syarat-syarat tertentu . Misalnya kediaman kediaman yang permanent di suatu tempat tidak ada maksud untuk pulang kembali dan sebagainya yang bersangkutan sudah hidup sehari-hari secara benar-benar menetap di tempat ia mencari nafkah. Barulah domisilnya berubah.

    Menurut konsepsi Anglo-saxon tentang domisili. Pengertian domisili menurut HPI inggris sangat aneh, tidak begitu mudah orang-berubah-ubah domisli. Yang bersangkutan harus menetap, harus mempunyai animus manendi, benar-benar menetap dan tidak memiliki keinginan untuk kembali ketempat asalnya. BAru lah ia dianggap mempunyai DOmisili of choice yang menghapuskan domicile of origine.

    Tetapi jika yang bersangkutan kembali atau memiliki hasrat lagi untuk kembali untuk kembali ke inggris maka domicile of origins nya hidup kembali, ini disebut “doctrine of revival” jadi bisa revive atau hidup kembali

  5. Tempat kediaman

    Tempat ini adalah di mana sehari-hari yang bersangkutan dianggap mempunyai kediamannua. Dimana ada rumahnya ,di mana ia bekerja seharo-hari di situ adalah residence dari orang tersebut

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 45 other followers

%d bloggers like this: